Kelapa untuk semua

KelapaSiapa yang tidak kenal buah ajaib yang satu ini? Lambang Pramuka kita ini gunanya banyak sekali,kalau ada tanaman yang “satu untuk semua” ya kelapa ini. Dari daunnya sampai akarnya bisa dipakai, benar-benar tanaman multi-fungsi.

Hari ini yang saya bahas dalam saturak adalah buah kelapa. Kenapa? Karena baru kemarin saya “bermain-main” dengan buah kelapa dan saya langsung jatuh cinta (lagi) sama bahan satu ini. Sebelumnya kelapa ini hanya saya pakai untuk masakan, santannya dipakai untuk memasak rendang,gulai atau lodeh, ditambah lagi sejak adik saya menjadi vegan saya memakai santan sebagai pengganti susu dan krim (kapan-kapan saya akan tuliskan mengenai krim kocok dari santan kelapa) kalau sedang membuat puding atau cake. Minyak masak saya dari saya kecil dulu ya pakai minyak kelapa, karena ayah saya lebih suka minyak kelapa daripada minyak sawit untuk masakan. Intinya, walaupun kenal dan selalu punya pohon kelapa dirumah, saya hanya tahu kegunaannya sebagai bahan makanan.

Setelah berbulan-bulan membuat semua kebutuhan kosmetik saya sendiri, baru kemarin saya dan adik saya menggunakan santan dan ampas kelapa untuk perawatan tubuh. Beberapa malam yang lalu adik saya bertanya. ” Sissy, apa ya scrub alami untuk muka yang aman dipakai tiap hari?”. Sebenarnya seperti yang sudah banyak tahu, kita tidak boleh scrub kulit kita setiap hari, karena kulit pun butuh “minyak” alaminya untuk menjaga kelembaban tubuh dan kulit kita. Tapi intinya adalah, mungkin karena terbiasa sebelumnya beberapa minggu sekali menggunakan scrub untuk wajah dan kulit badan untuk mengelupas sel-sel kulit mati dan kotoran yang menempel di kulit kita, kami butuh alternatif alami untuk scrub kulit tubuh kami.

Sebelum memutuskan mengganti produk perawatan tubuh “pabrikan” kami dengan yang lebih natural dan membuat semuanya sendiri, saya punya sabun dengan scrub kesukaan yang scrubnya terbuat dari kulit almond, jadi warna sabun kesukaan saya itu bening dan berbintik-bintik coklat. Saya pikir kalau membeli almond yang masih ada kulitnya dan menggiling sendiri almond dan kulitnya untuk scrub, bakal repot dan yang jelas mahal. Lalu saya pikir, buah kelapa yang diparut untuk diambil santannya biasanya masih ada kulit luarnya yang coklat dan karena kulitnya itu teksturnya hampir sama dengan kulit almond,mungkin bisa juga dipakai unutk scrub kulit alami. Kebetulan kami juga sedang mencari alternatif sampo dan sabun wajah alami, karena walaupun saya dan adik suka sekali keramas dengan soda kue dan cuka apel, rambut dan kulit kepala kami juga butuh variasi.

Setelah searching dan googling berkali-kali, kami menemukan banyak artikel sampo dan sabun lembut alami banyak memakai santan kelapa sebagai bahan utamanya. Kebetulan, kami butuh sabun, sampo, scrub dan santan untuk memasak rendang vegan (haha!) dan semuanya dipenuhi sama 1 buah yang sama. Kemarin, seperti tipikal hari-hari “mad-scientist” kami, setengah hari kami dihabiskan membuat sendiri produk perawatan tubuh kami sendiri menggunakan 1 butir buah kepala parut. Hasilnya adalah :

1 sampo lembut yang bisa juga dipakai untuk sabun badan kira-kira 200ml.

1 sampo alami tanpa sabun kira-kira 100ml

1 sabun pembersih wajah dan sabun super lembut untuk tubuh kira-kira 100ml.

250ml santan untuk rendang vegan (hehehehehe)

1 piring ampas kelapa sisa untuk scrub kulit wajah dan badan.

Hasilnya?

Sampo alami yang super lembut sampai tidak perlu kondisioner tapi rasanya seperti habis perawatan creambath atau hairspa di salon (bukan iklan loh ya).

Scrub yang super melembutkan karena ampas kelapa kami sepertinya masih bisa diperas untuk santan encer tapi sudah kami pakai untuk scrub badan dan muka. Hasilnya kulit kami super lembab sampai habis mandi pun kulit kami kelihatan berkilau dan tidak perlu pakai lotion. Habis mandi kemarin saya bilang sama adik saya, ” Screw oatmeal scrub!” karena sebelumnya kami pakai oatmeal untuk scrub. Tapi ampas kelapa hasilnya jauh lebih memuaskan untuk scrub badan daripada alternatif scrub lain yang sudah pernah kami coba. Bahkan perawatan spa ratusan ribu di salon tidak bisa (menurut saya) mengalahkan hasil scrub ampas kelapa di kulit saya. Sepertinya setelah kemarin saya memutuskan untuk “menyita” ampas kelapa tiap kali Ibu saya memasak makanan yang menggunakan santan untuk scrub badan.

Yes, I’m in love. Falling in love so hard, so fast and so deep to coconut.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s