Sampo Buatan Sendiri

This gallery contains 2 photos.

Kalau lihat televisi, kita pasti disuguhi berbagai macam iklan sampo. Modelnya cantik-cantik, rambutnya bersinar dan sepertinya bebas masalah ya? Samponya pun bermacam-macam khasiatnya, dari yang untuk mengatasi rambut kusam, ketombean sampai untuk membuat rambut kita bak dirawat oleh stylist kenamaan dunia dan … Continue reading

Bersihkan Wajah Dengan Minyak

Judul tulisannya aneh ya? Masa mau membersihkan wajah dari kotoran pakai minyak?

Halo, selamat datang di pengalaman yang mengubah hidupmu.

Image

Gara-gara iklan, kita semua berpikir bahwa cara ampun untuk menghilangkan minyak dari wajah kita adalah dengan memakai bahan-bahan yang bahannya “mengangkat” minyak dari wajah kita, yang biasanya kandungannya alkohol. Coba cek bahan-bahan yang ada di pembersih mukamu,apalagi yang khusus untuk “kulit berminyak”.

Sebetulnya kulit kita secara alami memang mengeluarkan pelembab yang kalau disentuh wajah kita seperti berminyak. Jadi kulit yang “normal” pun tetap akan mengeluarkan minyak. Mitosnya adalah kulit yang bagus itu adalah yang bebas minyak padahal semakin kamu berusaha menghilangkan produksi minyak alami kulitmu semakin berminyak kulitmu nantinya. Tubuh kita itu pintar, kalau kita kekurangan sesuatu,dia akan menghasilkan lebih banyak untuk mengganti kekurangannya. Gampangnya begini, kalian pasti familar dengan “kertas minyak untuk wajah”, sewaktu pertama kali kamu pakai kertas minyak itu berapa lembar yang kamu pakai dalam sehari? Sekarang setelah beberapa lama pemakaian, berapa lembar kamu habiskan dalam sehari? Pasti banyak diantara kamu yang sadar bahwa intensitas penggunaan “kertas wajah” kalian bertambah seiring lama pemakaian.

Kenapa harus dilawan, sementara dokter kulit pun tahu bahwa wajah yang masih mengeluarkan “pelembab” alaminya adalah wajah-wajah yang awet muda. Tidak percaya, coba tanya sama ahli dermatologis (tapi yang betul-betul dokter bukan praktisi klinik kecantikan ya?) kalian masing-masing. Jadi bagaimana caranya membersihkan kulit kita tapi tetap merawat supaya kelembaban alami kulit kita terjaga?

Teorinya : Jangan dilawan tapi di larutkan. Kalau yang kamu tahu kandungan yang menghilangkan minyak adalah alkohol, deterjen atau asam, berarti yang kamu lakukan selama ini adalah melawan, hasilnya produksi minyak di kulitmu bertambah. Lalu kalau tidak dilawan caranya gimana?

Pernah mainan oli? Atau pernah kena kena oli di kulitmu? Tahu ngga cara yang paling ampuh untuk membersihkan bekas oli dari kulitmu? Bukan dengan sabun colek,tapi dengan minyak jelantah. Sama dengan kulit wajahmu, kotoran diwajahmu menempel dan tercampur dengan minyak alami kulitmu. Cara paling ampuh untuk membersihkan wajahmu tanpa membuat kulitmu kering adalah larutkan dengan minyak. Tapi jangan pakai minyak jelantah ya.

Kamu butuh :

Minyak cold process ( bisa pakai minyak zaitun murni /extra virgin olive oil, sunflower oil, canola oil, minyak kelapa murni/Virgin coconut oil, minyak bekatul/ricebran oil). Saya pakai minyak rice bran (bekatul) karena cocok dengan kondisi kulit saya yang gampang berkomedo.

tissue

handuk kecil atau washlap

air hangat

Caranya :

Tuangkan minyak ke telapak tangan, kira-kira 1 sendok makan. Oleskan langsung ke kulit wajah tanpa perlu dibilas dengan air dulu. Oleskan memutar kearah luar atau searah jarum jam sambil dipijat-pijat pelan. Tidak porlu digosok-gosok terlalu keras, kecuali dibagian-bagian yang mungkin ada sebum atau komedonya, tapi pelan-pelan saja.

Setelah sekitar 2-5 menit minyak dioleskan, bersihkan wajah dari sisa minyak dengan tisu. Saya lebih suka pakai tisu karena kalau menggunakan kapas ada serat kapas yang menempel dikulit kita.

Siapkan air hangat, rendam handuk kecil kedalam air hangat, peras handuknya lalu bersihkan wajah dengan handuk basah. Untuk yang ingin kelembaban lebih, boleh tempelkan handuk hangat ke wajah beberapa menit sebelum membilas wajah. hasilnya sama seperti steam wajah.

Bersihkan wajah dari sisa minyak sampai betul-betul bersih dan wajah tidak terasa klenyit. Keringkan wajah.

Nilai plus dari membersihkan wajah dengan minyak ini adalah kamu tidak perlu lagi menggunakan krim malam untuk melembabkan wajahmu karena minyak yang kamu pakai sudah cukup untuk melembabkan wajahmu sampai pagi. Tapi kalau kalian tetap ingin menggunakan krim malam seperti biasanya, silahkan saja. Tapi kalau saya butuh kelembaban ekstra, saya pakai penyegar wajah alami cukup dengan mencampurkan 1 sendok makan cuka apel dengan 10 sendok makan air lalu dioleskan ke kulit wajah dengan mengunakan kapas. Penyegar wajah ini juga membantu mengurangi bekas kemerahan kalau sedang berjerawat dan mengempeskan jerawat dalam semalam.

Kalau penasaran dan mau coba teknik perawatan kulit yang satu ini, kamu perlu tahu beberapa hal :

1. Minyak : Untuk kulit wajah,pastikan kamu pakai minyak yang bagus untuk kulit, disaring dengan menggunakan teknik penyaringan dingin atau cold process dan tidak dicampur bahan-bahan kimia lain. Banyak minyak lokal kita yang bagus banget dipakai untuk membersihkan wajah kita dari kotoran atau make up. Make up yang kamu pakai waterproof? Hey, yang waterproof pasti pembersihnya berbahan dasar minyak kan? Betul, pakai minyak untuk bersihkan wajahmu dan apapun yang menempel dikulit wajahmu akan terangkat bersih.

2. Air hangat : Kenapa harus pakai air hangat? Karena minyak tidak bisa terangkat bersih dari kulit wajah kalau kamu pakai air dingin untuk membilas kulitmu. Takut kalau air hangat membuat kulitmu kering? Air hangat disini malah membantu membuat kulitmu terasa ringan dan lembab.

3. Pastikan kamu benar-benar membersihkan sisa minyak dari kulitmu secara menyeluruh.,apalagi untuk kalian yang gampang berjerawat. Untuk membantu mengangkat sisa minyak dari kulitmu, saat membilas kulit wajahmu dengan air hangat, gunakan handuk kecil atau washlap yang direndam kedalam wadah berisi air hangat. Dijamin bersih tanpa kamu perlu pakai sabun wajah lagi. Kalau bisa, jangan lagi kamu pakai sabun pembersih wajah untuk membersihkan kulit wajahmu.

Ada banyak pilihan minyak yang bisa kamu pakai untuk metode pembersihan wajah ini. Tapi lagi-lagi kembali ke pribadi masing-masing dan kebutuhan kulitmu. Saya pernah memakai extra virgin olive oil, tapi setalah beberapa lama kulit wajah saya bertumpuk sebum, tapi salah satu teman saya sampai hari ini masih memakai extra virgin olive oil dan kulit wajahnya lebih bersih dan mulus bebas komedo dan sebum. Beberapa artikel yang saya baca menyarankan menambahkan castor oil atau minyak jarak untuk membersihkan lebih baik, tapi kulit saya malah terasa kering setelah beberapa kali pemakaian walaupun saya sudah mengurangi dosis minyak jarak jadi hanya 1/10 dari minyak pembersih saya. Setelah banyak mencoba, kulit saya sekarang puas dengan ricebran oil (minyak bekatul) saja. Kulit saya lebih cerah, lebih kencang dan bebas komedo juga.

Kalau mau tahu lebih banyak tentang minyak untuk metode pembersihan wajah ini bisa lihat disini dan silahkan coba mana minyak yang cocok untuk kondisi kulit wajahmu.

Selamat mencoba!

Kelapa untuk semua

Kelapa untuk semua

Siapa yang tidak kenal buah ajaib yang satu ini? Lambang Pramuka kita ini gunanya banyak sekali,kalau ada tanaman yang “satu untuk semua” ya kelapa ini. Dari daunnya sampai akarnya bisa dipakai, benar-benar tanaman multi-fungsi. Hari ini yang saya bahas dalam … Continue reading

Apa isi sampomu?

Pernah baca tulisan di kemasan botol sampo? Berapa banyak kandungan kimia yang tertulis disana yang kamu tahu?

Saya bukan ahli kimia, bahkan jurusan di SMA saya dulu IPS. Tapi banyak tanya, banyak baca jadi banyak tahu,kan? Apalagi jaman sekarang mau cari tahu tentang apapun tinggal tulis di google dan kamu bisa dapat ratusan ribu artikel yang bisa kamu baca.

Saya hanya mau berbagi hasil “googling” dan banyak membaca saya, sebagai informasi saja. Selanjutnya silahkan cari tahu lagi sendiri, lagi-lagi kalau banyak tanya, banyak baca jadi banyak tahu dan sedikit tambahan informasi selalu berguna. Semoga.

Berikut ini saya tuliskan bahan-bahan berbahaya dalam sampo (selengkapnya bisa baca disini atau download artikelnya). Anda juga bisa dari berbagai sumber lain, namun dari beberapa artikel yang saya baca, isinya kurang lebih sama

  1. Sodium Lauryl Sulfate/Sodium Laureth Sulfate (SLS/SLES) : Bahan ini hampir PASTI ada disampo atau sabun cair. ? Karena SLS/SLES ini adalah bahan yang membuat sabun dan sampo berbusa. Sebenarnya berasal dari minyak kelapa, tapi dalam prosesnya ada bahan sampingan bernama 1,4 dioxane yang merupakan bahan penyebab kanker. Yep, cancer in a bottle.
  2. Polysorbates : Bahan pelarut yang digunakan untuk mencapur minyak dan air, juga sering digunakan untuk melarutkan parfum atau minyak aditif lain. Biasanya meninggalkan bekas residu dikulit, merusak keseimbangan pH alami kulit dan melarutkan pelindung lipid alami kita.
  3. Glycol : yang dimaksud disini adalah polyethylene glycol atau biasa ditulis PEG, lagi-lagi bahan ini adalah penyebab kanker.
  4. Amodimethicone : kalau habis keramas dan rambut kita terasa lembut, itu karena bahan ini. Bahan ini adalah polimer berbahan dasar silikon,berguna untuk menyimpan kelembaban rambut tapi juga membuat rambut kita membuat rambut dan kulit kita tidak bisa ‘bernapas’. Kalau kulit kepala kita tidak bisa bernapas, hasilnya rambut kita gampang rontok dan menipiskan rambut dikulit kepala kita.

Selanjutnya dari artikel lain saya menemukan banyak lagi bahan kimia berbahaya di sampo dan sabun yang kita pakai bahkan parfum, pewangi, pengharum  yang membuat sampo dan sabun kita wangi ini ternyata berbahaya,apalagi untuk mereka yang gampang alergi. Berbeda dengan esensial oil yang diambil dari tumbuhan, pengharum dalam sampo dan sabun (biasanya ditulis fragrance) adalah bahan kimia buatan yang dibuat menyerupai aroma tertentu dan baunya menempel lama dirambut dan badan kita. Sebulan setelah memakai soda kue dan cuka apel sebagai pengganti sampo dan kondisioner untuk keramas, bau parfum dari sampo lama saya dulu masih menempel dirambut saya.

Lagi-lagi, saya hanya berbagi informasi, bagaimana kita menyikapinya boleh saja berbeda-beda. Saya memilih melepaskan perawatan tubuh yang saya kenal dulu dengan yang lebih alami karena saya sayang sama tubuh saya. Buat saya sekarang, simplicity is the best. Makanya saya menyebut diri sendiri “saturak” karena semua kebutuhan saya, makanan dan perawatan tubuh, tersimpan di rak yang sama.

 

Perlu tahu : Bahan kimia dalam kosmetik

Pernah baca label di botol shampoo dan sabun dirumahmu? Berapa banyak bahan-bahan yang tertulis dikemasan itu yang kamu tahu?

Kalau makanan yang mengandung pengawet, pestisida, pewarna dan perasa buatan, kita pasti berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk dibeli atau dimakan. Tapi apa isi kosmetik kita? Semuanya bahan kimia yang dibuat oleh manusia, direkayasa dan kehilangan semua kandungan alaminya, tapi tiap hari dengan mudahnya kita pakai dikulit kita. Kalau tidak dimakan alias masuk melalui mulut dan ditelan, kita pikir aman-aman saja. Betul?

Pikir lagi.

Organ tubuh kita yang paling besar adalah KULIT. Ya,kulit itu organ tubuh kita. Sama seperti hati,jantung,otak,usus, kulit kita juga sama pentingnya berperan dalam kesehatan kita. Apapun yang kamu pakai dikulitmu, mampu diserap masuk tubuh kita tapi bahan yang masuk melalui kulit nantinya tidak akan melewati hati dulu sebelum disalurkan kandungannya kedalam tubuh kita melainkan langsung masuk kedalam aliran darah. Jadi walaupun kita tidak minum shampoo atau makan sabun kita, racun yang ada didalam tubuh kita sama saja hasilnya dengan kalau kita benar-benar minum sabun dan shampoo setiap hari.

Tapi kalau shampoo dan sabun tidak aman, kenapa masih dijual bebas di pasaran?

Sama seperti saat borax ditemukan didalam makanan, sebenarnya dalam dosis kecil bahan-bahan kimia itu sendiri tidak berbahaya. Tapi jika dipakai terus menerus dan menumpuk bertahun-tahun didalam tubuh kita, tentu akan ada efek negatifnya ke tubuh kita. Pertanyaannya, seberapa banyak kamu terpapar bahan-bahan kimia itu dalam sehari? Andaikan itu borax yang ada dibakso, sehari kamu makan berapa kali? Kamu yakin kamu belum menumpuk racun dalam tubuhmu?

Saya ini orangnya mudah penasaran, sering banyak tanya jadi terkesan cerewet, tapi kata pepatah kalau malu bertanya sesat dijalan, ya kan? Kalau tidak ada yang bisa jawab, saya cari dalam artikel dan bahan bacaan. Ternyata banyak sekali buku,artikel bahkan website dan blog yang membahas tentang bahan kimia berbahaya dalam produk kecantikan yang kita pakai sehari-hari. Penulisnya pun bukan orang-orang seperti saya yang cuma mau tahu, tapi ilmuwan, peneliti, dokter, scientist bahkan orang yang pernah bekerja di pabrik kosmetik besar. Apa yang mereka tulis membuat saya ngeri dan merinding. Ternyata tanpa kita sadari, yang kita lakukan untuk tetap cantik,harum, segar dan awet muda malah membuat kita sakit.

Dan industri kecantikan itu TAHU apa yang mereka gunakan dalam produk mereka itu berbahaya. Pertanyaannya sekarang, apakah kamu mau tahu?

Saya tuliskan sedikit mengenai beberapa bahan yang ada di produk shampoo, bahkan hampir tidak ada shampoo yang berbahan dasar berbeda. Untuk lebih jelasnya silahkan ambil botol shampoo, sabun atau produk kosmetik lainnya yang ada dirumahmu dan cari tahu sendiri tentang kandungan yang ditulis dikemasannya. Kalau cari lewat google saja, ada ratusan ribu artikel yang membahas tentang shampoo dan bahan-bahannya.

Berikut beberapa bahan yang umumnya ditemukan di produk kecantikan kita, untuk lebih lengkapnya bisa klik disini.

  1. Sodium lauryl/laureth sulfate (SLS/SLES) : digunakan sebagai bahan pembersih didalam kosmetik dan membuat sabun dan shampoo berbusa.Selain sabun dan shampoo bahan ini juga merupakan bahan pembuat sabun cuci piring (nah loh!). Dalam proses pembuatannya, ditemukan adanya dioxane 1,4 yang merupakan carcinogen alias bahan pemicu kanker. Bahan ini tidak ramah lingkungan juga, karena tidak larut dalam air walaupun lama setelah dibuang ke saluran pembuangan air.
  2. Coal Tar Dyes: p-phenylenediamine dan pewarna tertulis “CI” diikuti oleh 5 digit nomor : dikemasan sabun cair yang sedang saya pegang, ada 2 kode “CI”. Bahan ini diambil dari produk sampingan tambang minyak yaitu petroleum (pernah dengar petroleum jelly atau mineral oil?) dan juga merupakan carcinogen atau bahan pemicu kanker. Didalamnya kandungannya pun terkontaminasi lumunium dan mineral berat lain yang beracun untuk otak kita.
  3. DEA (diethanolamine) MEA (momoethanolamine) TEA (triethanolamine) : Biasanya ditulis bersama bahan lain yang terlihat netral. Coba lihat juga Cocamide DEA or MEA, Lauramide DEA dan lainnya. Bahan ini ada didalam shampoo,sabun atau pembersih wajah sebagai penetral pH dan membuat sabun atau shampoo kental seperti krim dan berbusa. Bahan ini juga carcinogen.
  4. Bahan pelepas formaldehyde : DMDM hydantoin, diazolidinyl urea, imidazolidinyl urea, methenamine, quaternium-15 dan sodium hydroxymethylglycinate : bahan-bahan ini melepaskan formaldehyde yang merupakan bahan pengawet. Yang dilepaskan adalah gas yang bisa menyebabkan iritasi mata, pernapasan dan menimbulkan alergi walaupun dalam dosis kecil. Selain itu lagi-lagi bahan ini juga merupakan carcinogen.
  5. Paraben, methylparaben, butylparaben and propylparaben : merupakan bahan pengawet yang paling banyak digunakan dalam kosmetik. Diperkirakan 75-90% dalam kosmetik mengandung paraben, biasanya dalam jumlah kecil. Paraben sangat mudah meresap kedalam kulit dan diduga mengganggu fungsi hormon (gangguan endokrin). Paraben dapat meniru hormon esterogen. Dalam suatu penelitian, paraben ditemukan didalam jaringan kanker payudara. Untuk kaum pria, paraben bisa mengganggu fungsi reproduksi.
  6. Parfum dan pewangi : kata fragrance, parfum, pewangi dalam kosmetik biasanya berarti campuran kompleks berbagai jenis bahan kimia. Ada 3.000 bahan kimia yang digunakan sebagai pengharum dalam kosmetik sampai ke detergen dan pelembut pakaian. Banyak yang menemukan bahwa pengharum ini dapat menimbulkan iritasi, asma dan migrain.
  7. PEGs (polyethylene glycols) : juga berasal dari olahan petroleum, banyak ditemukan dalam berbagai jenis kosmetik sebagai pengemulsi, pengental, pelembut dan pemberi kelembaban. Tergantung proses pembuatannya PEGs ini juga bisa terkontaminasi 1,4 dioxane dan merupakan carcinogen. Selain itu apabila dikenakan dikulit yang luka atau terbuka PEGs dapat menyebabkan iritasi dan keracunan sistemik.

Masih banyak lagi bahan lainnya yang belum saya tuliskan, silahkan buka lebih banyak lagi tulisan dan artikel yang ada di website atau buku-buku lainnya.

Intinya buat saya, produk kosmetik yang selama ini saya gunakan adalah cancer in a bottle. Cukup untuk saya mengganti semua produk-produk kosmetik kesayangan dengan sesuatu yang alami, yang sejak dulu dipakai dan terbukti aman dan berhasil.

Mungkin kamu tidak akan bertindak sedrastis saya, lagi-lagi itu pilihan kita masing-masing. Paling tidak, semoga informasi yang saya berikan menjadikan kita konsumen yang lebih cerdas.

Makanan dan perawatan tubuh di rak yang sama

Yang masuk kedalam mulut kita dan kita makan pastinya baik untuk bagian luar tubuh kita juga. Tapi pasti kalian tidak bisa membayangkan lotion yang kita pakai untuk dimasukan ke mulut,apalagi dimakan. Kenapa tidak? Sebenarnya secara tidak sadar kita sudah tahu kalau produk kosmetik kita beracun, makanya kita tidak makan sabun, sampo atau krim muka.

Tunggu dulu. Kulit kita, bagian dari tubuh kita, adalah ORGAN terbesar. Sama seperti jantung, hati, usus, kulit punya peran penting. Kulit terkoneksi juga dengan organ dalam kita, makanya kalau kita alergi makanan, kulit kita pasti juga terkena dampaknya.Kalau kita demam, kulit jadi kemerahan. Kalau kita kedinginan, kulit jadi pucat atau kebiru-biruan. Begitu juga sebaliknya, apa yang kita pakai dikulit berdampak sama organ dalam kita. Jadi pikir lagi, kalau sesuatu itu tidak mau kamu telan, kenapa kamu mau oleskan dikulitmu? Padahal kulit punya kemampuan menyerap apapun yang dioleskan keatasnya, meresap dan langsung masuk ke tubuh kita. Racun yang diserap melalui kulit itu tidak melewati hati dan langsung masuk kedalam aliran darah. Jadi walaupun sebenarnya kita tidak minum sampo atau makan sabun kita, kita terpapar lebih banyak racun dari kulit kita dibandingkan dari mulut kta.

Seram? Saya merinding. Banyak baca artikel, yang kebanyakan ditulis oleh scientist, dokter dan ahlinya membuat saya ketakutan. Banyak kandungan kimia dalam produk kosmetik kita adalah carcinogen alias pemicu kanker. Dan produsen kosmetik kita tahu. Takut terkena kanker karena gaya hidup? Saya lebih takut terkena kanker lotion yang saya pakai.

Segitunya ya? Coba lihat label kemasan lotion,sampo atau sabun anda dan cari tahu apa sebenarnya isi kosmetik kita. Saya bukan mau menakut-nakuti, saya cuma belajar jadi konsumen yang cerdas.

Akhirnya saya memilih mengikuti cara nenek moyang kita dulu dengan memilih bahan-bahan alami sebagai perawatan tubuh saya. Kalau aman dimakan,pasti aman dioleskan kekulit. Sekarang saya membeli bahan-bahan perawatan tubuh saya dirak yang sama dengan bahan-bahan makanan saya di toko. Biar simpel dan remeh, ternyata hasilnya jauh lebih memuaskan daripada kosmetik-kosmetik mahal.

Di saturak, saya jelaskan tentang semua perawatan tubuh alami, menggunakan bahan alami dan dijamin berhasil, paling tidak saya sudah coba beberapa bulan dan hasilnya buat saya,adik saya dan teman-teman yang ikut mencoba, sangat memuaskan.

Lain kali Anda pergi ke toko dan melewati rak bahan makanan, mungkin Anda akan berpikir seperti saya, “Ah, sampo saya habis dan saya butuh baking soda untuk footscrub nanti.”